You are currently viewing <strong><em>Usung Konsep Berbagi Kantor, Ketahui Apa Itu Coworking Space</em></strong>

Usung Konsep Berbagi Kantor, Ketahui Apa Itu Coworking Space

Beberapa tahun belakangan, coworking space adalah salah satu tempat yang sering dituju baik itu pekerja maupun mahasiswa di kota-kota besar.

Selain untuk orang kantoran, banyak juga penyedia jasa yang menawarkan penggunaan ruang untuk perorangan dalam jangka waktu harian, bulanan, atau bahkan tahunan. Namun, apa sebenarnya coworking space itu? Apakah bekerja di tempat tersebut lebih menguntungkan daripada kantor biasa?

Untuk mengetahui seluk-beluknya, baca artikel ini sampai tuntas, ya!

Apa Itu Coworking Space?

Menurut beberapa sumber, coworking space adalah tempat bekerja yang digabungkan dengan individu atau perusahaan lain. Konsep ini baru marak beberapa tahun belakangan, seiring dengan ramainya startup yang bermunculan. 

Biasanya, perusahaan coworking menyediakan gedung di area-area strategis yang ramai dengan aktivitas bisnis. Lalu, mereka akan menyewakan ruangan kantor untuk perusahaan, common space untuk individu atau freelancer yang mencari kerja, dan juga ruangan-ruangan lainnya.

Untuk perusahaan yang menyewa ruangan untuk kantor, biasanya akan ada kontrak per tahun. Sementara individu yang ingin bekerja di sana, hanya perlu membayar harian atau mungkin paket mingguan jika tersedia.

Kamu tinggal memilih mana yang paling strategis posisinya dan juga memberikan penawaran paling menarik, deh.

Nah, dari penyedia coworking space tersebut, program yang ditawarkan pun berbeda-beda. 

Biasanya, penyewaan terbagi ke dalam tiga kategori:

  • Ruangan khusus perusahaan/startup
  • Ruangan meeting (disewakan untuk umum)
  • Common room, bebas digunakan oleh orang yang datang per hari

Siapa Saja yang Bisa Menggunakannya?

Diverse people working in the office

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, semua orang bisa saja menyewa fasilitas yang ditawarkan, asal untuk bekerja atau meeting.

Meskipun begitu, menurut Charge Spot dua jenis penyewa coworking space yang paling umum adalah freelancer dan juga startup yang baru berkembang.

Alasannya pun jelas, karena konsep kantor ini cukup fleksibel, bisa disesuaikan dengan kebutuhan penyewanya, dan lingkungannya kondusif untuk bekerja.

Kalau menyewa kantor biasa, ketentuan sewa biasanya agak ketat, ruangannya pun jauh lebih banyak daripada yang dibutuhkan, dan hanya ada satu perusahaan saja. 

Untuk kelebihan dan kekurangan yang lebih mendetail, baca poin setelah ini, ya.

Kelebihan dan Kekurangan Bekerja di Coworking Space

Kelebihan

  1. Fleksibilitas

Fleksibilitas yang ditawarkan oleh coworking space adalah salah satu alasan orang senang bekerja di tempat ini. Meskipun bergabung dengan orang dan perusahaan lain, biasanya tetap tersedia bilik-bilik khusus orang yang sedang ingin bekerja di tempat sepi. 

Biaya sewanya pun jauh lebih murah, apalagi bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu maupun perusahaan. Sedang tidak ingin bekerja dari pagi? Bisa-bisa saja datang dari siang sampai malam. Hanya butuh menyewa ruangan meeting saja untuk beberapa hari? Bisa juga. Intinya, tak perlu khawatir masalah fleksibilitas.

  1. Meningkatkan semangat kerja

Menurut Harvard Business Review, orang-orang yang bekerja di coworking space cenderung merasa pekerjaannya lebih berarti. Hal ini disebabkan oleh ada banyak karyawan dari perusahaan lain yang berbagi ruang kerja.  Ketika harus bersosialisasi, pasti ada perbincangan yang mewajibkan mereka untuk menjelaskan apa yang dikerjakannya, ketertarikannya, dan masih banyak lagi. 

Selain meningkatkan work identity, interaksi ini juga membuat orang lebih bersemangat dan mungkin juga jatuh cinta lagi dengan apa yang dikerjakannya. Hasilnya? Tentu saja produktivitas kerja otomatis meningkat.

  1. Ladang networking

Group of happy young Asia business coworkers using laptop in team casual meeting, startup project discussion at cafe restaurant. Coffee shop holiday activity, modern friendship lifestyle concept.

Dengan banyaknya perusahaan yang berkumpul di satu tempat, networking sudah pasti akan terjadi.  Alhasil, coworking space menjadi ladang networking bagi orang-orang yang menggunakan fasilitasnya. Dari networking tersebut, bukan tidak mungkin akan terbentuk kolaborasi yang menguntungkan masing-masing pihak. Sangat seru, kan?

  1. Keamanan dan kenyamanan terjamin

Several chairs put next to a table in a room with a patterned carpet

Untuk masalah keamanan dan kenyamanan juga tak usah diragukan. Dibandingkan dengan kafe yang suka tiba-tiba penuh dan berisik, coworking space cenderung sepi sehingga kondisinya lebih kondusif untuk bekerja. Bukan hanya karena peraturan yang dibuat, tetapi memang orang-orang yang ada di situ tujuannya adalah untuk bekerja dan bukan untuk nongkrong saja.

Fasilitas seperti WiFi sudah pasti lancar, ruangan bersih, dan ada colokan untuk mengisi ulang baterai gadgetmu. Sering kali juga, akan ada tenant khusus untuk makanan dan minuman yang bisa dinikmati oleh pengunjung sepanjang hari.

Kekurangan

Menurut Inc., berikut ini adalah beberapa kekurangan yang bisa jadi pertimbangan sebelum memilih untuk bekerja di coworking space:

  • Tidak terlalu banyak privasi
  • Bisa saja bertemu dengan kompetitor
  • Sulit meredam konflik

Kalau kamu merupakan seorang introvert atau mungkin memang lebih cocok untuk bekerja fokus sendirian, konsep tempat ini sepertinya kurang cocok untukmu.

Pasalnya, ruangan yang terpisah sendiri biasanya disewakan khusus untuk perusahaan dan biaya yang harus dikeluarkan tak begitu kecil untuk ukuran pribadi.

Ketika ada konflik pun akan sulit diselesaikan, kecuali memang ada orang dari pihak perusahaan coworking yang dipekerjakan khusus untuk mengatur hubungan antar penyewa.

Dari artikel ini, dapat disimpulkan bahwa coworking space adalah ruang kerja yang tepat cocok untuk startup dan pebisnis yang sedang berkembang dan membutuhkan fleksibilitas tinggi, serta freelancer.

Leave a Reply